Casual Bottoms
Trousers - Clothes and Fashion
Check out our readings on casual bottoms to learn about comfortable and stylish options for relaxed looks, including jeans, leggings, and more.
1
bab
A Brief History of TrousersÂ
Celana, juga dikenal sebagai pantalon, adalah bagian penting dari pakaian modern. Mereka dikenakan oleh orang-orang di seluruh dunia dan telah menjadi pokok di lemari pakaian di mana-mana. Tetapi pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana celana berasal? Siapa yang pertama kali berpikir untuk memakainya? Kisah celana menarik dan penuh dengan lika-liku yang mengejutkan.
Ancient OriginsÂ
Sejarah celana panjang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Celana pertama yang diketahui dikenakan oleh orang-orang kuno di Asia Tengah sekitar 3.000 tahun yang lalu. Celana awal ini terbuat dari wol dan kemungkinan dirancang untuk melindungi pemakainya saat menunggang kuda. Pada saat itu, kuda adalah alat transportasi utama untuk jarak jauh, terkadang hingga ratusan kilometer. Menunggang kuda tanpa perlindungan kaki bisa sangat tidak nyaman, terutama di medan yang kasar. Celana membantu melindungi penunggang dari unsur-unsur seperti angin dan dingin, dan juga memudahkan pergerakan.
Menariknya, celana awal cukup berbeda dengan yang kita kenakan hari ini. Mereka lebih seperti legging, dengan potongan kain terpisah untuk setiap kaki, diikat bersama di pinggang. Desain ini praktis untuk menunggang kuda karena memungkinkan lebih banyak kebebasan bergerak. Seiring waktu, desain celana berkembang dan menjadi lebih mirip dengan celana yang kita kenal sekarang.
The Romans and the Middle AgesÂ
Ketika kita berpikir tentang Roma kuno, kita sering membayangkan orang-orang yang mengenakan tunik panjang dan toga. Celana tidak umum dalam masyarakat Romawi, dan dianggap aneh atau barbar. Bangsa Romawi pertama kali menemukan celana ketika mereka memperluas kekaisaran mereka ke Eropa Utara. Di sana, mereka menemukan bahwa suku-suku setempat mengenakan celana, terutama suku Celt dan Jerman. Pada awalnya, bangsa Romawi terkejut dengan pilihan mode ini. Mereka menganggap celana aneh karena sangat berbeda dari pakaian longgar yang biasa mereka kenakan.
Namun, seiring berjalannya waktu, orang Romawi menyadari bahwa celana cukup praktis, terutama dalam cuaca dingin. Beberapa tentara Romawi mulai mengenakan celana di bawah baju besi mereka untuk kehangatan dan perlindungan tambahan. Pada Abad Pertengahan, celana telah menjadi pakaian yang lebih umum di seluruh Eropa. Mereka sering dipakai oleh pria dari semua kelas sosial, dari ksatria dan tentara hingga petani dan pengrajin.
The Renaissance and the Birth of BreechesÂ
Selama Renaisans, mode mulai berubah sekali lagi. Orang-orang mulai lebih memperhatikan penampilan mereka, dan pakaian menjadi cara untuk menunjukkan status dan kekayaan. Celana, atau yang disebut breeches pada saat itu, dikenakan oleh pria dari kelas atas. Breeches ini sering terbuat dari bahan mahal seperti sutra atau beludru dan terkadang dihiasi dengan sulaman atau renda.
Celana breeches biasanya sepanjang lutut dan dikenakan dengan stoking panjang yang menutupi bagian bawah kaki. Gaya ini menjadi sangat populer di Eropa, terutama di negara-negara seperti Prancis dan Inggris. Celana breeches dianggap sangat modis dan dikenakan oleh banyak tokoh terkenal pada masa itu, termasuk raja dan bangsawan. Misalnya, Raja Louis XIV dari Prancis, yang terkenal dengan selera modenya yang mewah, sering terlihat mengenakan celana breeches yang dihiasi dengan indah.
The Industrial Revolution and the Rise of TrousersÂ
Revolusi Industri, yang dimulai pada abad ke-18, membawa banyak perubahan dalam masyarakat, termasuk perubahan dalam mode. Seiring pabrik dan mesin mulai mengambil alih metode produksi tradisional, orang-orang mulai pindah ke kota untuk mencari pekerjaan. Pergeseran ini menyebabkan permintaan akan pakaian yang lebih praktis dan tahan lama. Celana panjang menjadi pilihan utama bagi pria pekerja karena nyaman, mudah digerakkan, dan dapat menahan keausan akibat pekerjaan pabrik.
Selama waktu ini, celana juga menjadi lebih terstandarisasi. Alih-alih dibuat khusus oleh penjahit, celana mulai diproduksi di pabrik, yang membuatnya lebih terjangkau bagi orang biasa. Perubahan ini signifikan karena berarti celana tidak lagi hanya untuk orang kaya tetapi bisa dipakai oleh orang dari semua kelas sosial.
The 20th Century and BeyondÂ
Pada abad ke-20, celana mengalami lebih banyak perubahan. Pada awal abad, celana masih terutama dikenakan oleh pria. Wanita biasanya memakai gaun atau rok. Namun, selama Perang Dunia I, banyak wanita mulai bekerja di pabrik dan pekerjaan lain yang secara tradisional dipegang oleh pria. Celana jauh lebih praktis untuk jenis pekerjaan ini, dan sehingga wanita mulai lebih sering memakainya.
Setelah perang, celana menjadi lebih dapat diterima untuk wanita, meskipun masih dianggap tidak biasa bagi wanita untuk memakainya di depan umum. Ini mulai berubah pada tahun 1930-an dan 1940-an ketika aktris seperti "Katharine Hepburn" dan "Marlene Dietrich" terlihat memakai celana di film. Aktris-aktris ini membantu mempopulerkan celana untuk wanita dan membuatnya terlihat lebih modis dan dapat diterima.
Hari ini, celana dikenakan oleh semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, usia, atau status sosial. Mereka datang dalam segala bentuk, ukuran, dan warna, dari jeans dan chinos hingga celana formal dan celana kargo. Celana benar-benar telah menjadi pakaian universal.
Trousers in LanguageÂ
Celana tidak hanya meninggalkan jejak di mode tetapi juga di bahasa. Ada beberapa idiom dan ungkapan terkait celana yang umum digunakan dalam bahasa Inggris. Misalnya, ungkapan «fly by the seat of your pants» berarti melakukan sesuatu tanpa persiapan atau rencana. Ini berasal dari masa awal penerbangan ketika pilot harus mengandalkan naluri dan instrumen dasar untuk navigasi. Ungkapan umum lainnya adalah «wear the trousers», yang berarti menjadi orang yang memegang kendali atau memiliki keputusan akhir dalam suatu situasi, sering digunakan dalam konteks hubungan.
Trousers in Pop CultureÂ
Celana juga telah masuk ke dalam budaya pop. Dalam buku anak-anak terkenal 'The Cat in the Hat' karya 'Dr. Seuss,' kucing nakal itu memakai topi tinggi dan dasi kupu-kupu, tetapi ia tidak pernah terlihat memakai celana. Kurangnya celana ini menambah karakter kucing yang ceria dan aneh. Dalam film, celana sering digunakan untuk membuat pernyataan tentang kepribadian atau status karakter. Misalnya, dalam film 'Indiana Jones and the Last Crusade,' karakter utama 'Indiana Jones' dikenal dengan penampilan ikoniknya, yang termasuk sepasang celana kokoh, menunjukkan semangat petualangannya.
Fun Fact: The World's Largest Pair of TrousersÂ
Tahukah Anda bahwa rekor dunia untuk celana terbesar dibuat pada tahun 2014 di Jerman? Celana itu memiliki panjang 70 meter dan lebar 50 meter! Celana itu dibuat oleh sekelompok relawan berdedikasi yang ingin meningkatkan kesadaran untuk amal lokal. Celana raksasa itu sangat besar sehingga harus dipajang di ladang agar muat. Prestasi pemecah rekor ini menunjukkan betapa pentingnya celana dalam budaya kita dan bagaimana celana terus menginspirasi kreativitas dan inovasi.
1. Trousers
Casual Bottoms
100%
What was the original purpose of the first trousers?
To make soldiers look uniform
To help when riding horses
To protect against rainstorms
To show high social status
Match the era with how trousers were viewed or used:
Sort these events in the correct historical order:
Which groups shocked the Romans with their use of trousers?
Greeks and Egyptians
Celts and Germans
Persians and Indians
Vikings and Moors
Fill in the blank with the correct words from the text (Only one word is allowed in each blank).
The first known trousers were worn by ancient people in Central
.
Early trousers were made from
.
They looked like separate
tied at the waist.
Trousers were not common in
society.
Trousers were called
during the Renaissance.
Complete the table about important facts on trousers (There are three extra options).
| Statement | Answer |
|---|---|
First known trousers | |
Material used for early trousers | |
Breeches were worn with | |
Trousers became common for workers during | |
Trousers became popular for women after |
Who is an actress that helped popularize trousers for women?
Greta Garbo
Marilyn Monroe
Katharine Hepburn
Audrey Hepburn
Which of the following are true about breeches during the Renaissance? (Choose all the correct answers)
They were worn by women.
They were made from silk or velvet.
They covered the entire leg.
They often had embroidery or lace.
They were worn with long stockings.
Sort these trousers' purposes in the correct historical order:
Which statements are TRUE about trousers? (Choose all the correct options)
The Romans invented trousers.
Trousers became a symbol of adventure in movies.
Trousers were common in ancient Roman clothing.
Trousers were first made from cotton.
Today, trousers are worn by everyone.


